Senin, 30 Juli 2018

MARCHING BAND GITA CITRA KHARISMA
Marching Band merupakan kombinasi dari permainan musik dan aksi baris-berbaris dari pemainnya.  Marching band merupakan perpaduan seni dan olahraga, dimana penonton dapat menikmati sugu­han alunan musikalitas berpadu keterampilan baris-berbaris para pemainnya. Marching Band di Indonesia dikumpulkan dalam suatu wadah organisasi PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia).
Salah satunya yaitu Marching Band Gita Citra Kharisma yang ada di SMAN 13 Garut. Marching Band Gita Citra Kharisma berdiri pada tahun 2010 dengan pembina bernama Ibu Desy Ariyati Rahayu S.Pd dan Pelatih Slamet Aries (Abah). Setelah beberapa tahun berdiri Marching Band Gita Citra Kharisma telah menggapai beberapa prestasi di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.
Sudah lima tahun terakhir ini Marching Band Gita Citra Kharisma menjadi icon SMAN 13 Garut dan menjadi salah satu alasan para lulusan SMP untuk melanjutkan sekolah nya di SMAN 13 Garut. Untuk saat ini diperkirakan seluruh anggota Marching  Band Gita Citra Kharisma ada 80 anggota. Walaupun kelas Marching Band Gita Citra Kharisma non-brass tetapi banyak sekali peminatnya.
Field Commander
Dalam Marching Band tentu banyak sekali peran yang dimainkan. Pertama Field Commander atau Gitapati yaitu  komandan tertinggi dalam marching band. Ia bertugas untuk memimpin seluruh pasukan (pemain) dan mengatur segala sesuatunya, termasuk lagu dan memberikan ketukan serta menjaga tempo. Biasanya selalu berada di depan barisan. Oleh karena itu, biasanya ia memakai pakaian yag sedikit berbeda dengan pemain lain.
Drum Major dan Majorette (Paramananda dan Paramanandi) Bertugas membantu Gitapati dalam meluruskan barisan, atau merapikan bentuk display. Biasanya ia membawa tongkat yang telah dihiasi. Dengan tongkat itu ia menyajikan atraksi untuk menarik perhatian penonton. Seperti halnya Field Commander, biasanya drum major pun memakai kostum yang sedikit berbeda dengan personil lain.
Majorette

Hornline (barisan tiup) adalah sekumpulan pemain yang menggunakan alat tiup. Pasukan ini biasanya terdapat di depan. Pada umumnya, jumlah pasukan ini adalah yang terbanyak dalam suatu marching band.

Hornline

Percussion line (barisan perkusi) merupakan alat music yang dimainkan dengan cara dipukul. Contohnya seperti Snare Drum, Bass Drum, Symbal, dan quarto. Jumlah pemain perkusi harus lebih sedikit dari hornline, karena suara yang dihasilkan perkusi lebih keras dibandingkan hornline.

Percussion

Colour guard bertugas membawa bendera bertiang (flags) untiuk menarik perhatian penonton. Sambil pemain lain memainkan alatnya. Colour guard menari dengan melakukan atraksi dengan benderanya
.
                                           


Marching bell adalah salah satu alat musik melodi yang dimainkan di drumband dimana cara menggunakannya dibantu dengan menggunakan harnes. Alat musik ini terdiri dari bila-bilah persegi dari logam alumunium, yang di setiap logam mempunyai nadanya sendiri.
Marching Bell


Marching Band Gita Citra Kharisma
Sekian tentang Marching Band Gita Citra Kharisma. Semoga bermanfaat :)



Artikel Basa Sunda

ANGKLUNG      Nyaéta alat musik tradisional Sunda nu dijieun tina awi, dimaénkeun ku cara dieundeukkeun (awak buku awina neunggar sarigsig...